Pada postingan tadi pagi, saya memberi jeda untuk berfikir ulang tentang asal usulu Moving average dan support resistence. Sebab, kedua kata tersebut adalah teknik lama-kalau boleh disebut usang-namun masih tetap akurat untuk membaca arah pergerakan pasar.
Untuk mempermudah liatlah bagaimana saya tetap kukuh pada pendirian untuk mengambil buy pada support dan sell pada resistence. "Buy on bottom, Sell on Top".
Pada gambar tersebut terlihat ada buy dan ada sell pada pair eurusd. Singkatnya, saya melakukan aksi Buy pada support harian dan sell pada resistence harian tanggal 29 Oktober 2012.
Saat melakukan buy, berulang kali saya melihat harga 1.2890 menjadi support yang cukup kuat. Akhirnya, buy sajalah tanpa perlu pikir 2 kali.
Saat melakukan sell, saya melihat itu adalah area resistence harian pada tanggal yang sama.
Pertimbangan kenapa ambil sell dari pada close trade buy adalah
1. Sell dan buy dalam kondisi tersebut adalah locking profit $580
2. saya akan ambil komis transaksi dari 5 lot (5 lot x1,5 pips x 4 transaksi = 30 USD)
3. Secara akumulatif, pada tanggal 29 Oktober 2012, jika semua transaksi telah close trade maka keuntungan yang saya dapatkan adalah $ 580+$ 30 = $ 610
Mudah bukan.
Catatan : Gunakan pemahaman manajemen money masing-maisng

wah bisa juga tuh..
BalasHapus